6 Bahasa Pemrograman untuk di Pelajari Bagi Pemula

Ada banyak bahasa pemrograman yang tersedia di dunia yang didorong oleh teknologi saat ini, sehingga cukup menakutkan untuk memilih bahasa yang menawarkan hasil yang praktis dan optimal dari perspektif masa depan. Banyak profesional meluangkan banyak waktu saat memilih bahasa pemrograman untuk tugas atau proyek tertentu.

Selain itu, jika menyangkut programmer pemula atau pemula, kurangnya panduan dan eksposur membuatnya semakin sulit untuk memutuskan di mana harus mulai membangun karier yang sukses di dunia pemrograman.

Bahasa Pemrograman mana yang harus dipelajari pemula?

Untuk mengetahui bahasa pemrograman yang tepat dan bermanfaat, sebagai permulaan, seseorang harus terlebih dahulu mengidentifikasi tujuan dari belajar bahasa pemrograman.

Misalnya, jika seseorang ingin berhasil dengan teknologi seperti Artificial Intelligence dan Machine Learning, maka dia dapat memilih Python, atau jika seseorang ingin memasuki dunia pemrograman yang kompetitif, dia dapat memilih C ++.

Selanjutnya, seseorang juga harus menganalisis popularitas dan permintaan pasar, prospek pekerjaan, efisiensi, kompatibilitas, aplikasi, dll. Dari bahasa untuk menemukan bahasa yang secara komparatif lebih baik.

Berikut 6 bahasa pemrograman untuk pemula yang wajib dipelajari:

1. Python

Tidak diragukan lagi, Python adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling direkomendasikan untuk pemula, terutama belakangan ini, karena sintaksnya yang mudah dan berbagai aplikasinya. Bahasa pemrograman tingkat tinggi untuk tujuan umum menekankan keterbacaan kode.

Ini menawarkan beberapa fitur luar biasa seperti modul dukungan ekstensif dan pengembangan komunitas, sifat open-source, kemampuan untuk menskalakan aplikasi yang kompleks, dll., Yang membuatnya nyaman bagi pemula untuk memahami paradigma pemrograman.

Beberapa platform terkenal seperti YouTube, Instagram, Quora, dan Pinterest, menggunakan Python. Selain itu, jika Anda ingin menjelajahi domain trending lainnya seperti Data Science, AI, dan ML, Python dapat dianggap sebagai bahasa yang paling relevan.

2. C / C ++

Sangat disarankan agar para pemula mempertimbangkan bahasa pemrograman tingkat rendah ini untuk memulai perjalanan pemrograman mereka.

C adalah bahasa pemrograman prosedural yang pada prinsipnya dikembangkan sebagai bahasa pemrograman sistem untuk menulis sistem operasi dan digunakan untuk mengembangkan beberapa platform utama seperti Microsoft Windows, Linux, dll.

Selain itu, C / C ++ memungkinkan pemula untuk memahami banyak mekanisme yang mendasari di tingkat dasar dan topik yang lebih bernuansa dengan nyaman.

3. JAVA

Sejak awal, JAVA selalu menjadi salah satu bahasa pemrograman yang paling menuntut di dunia teknologi. Bahasa pemrograman tujuan umum mengikuti paradigma pemrograman berorientasi objek, dan prinsip ‘Write Once Run Anywhere’ dari bahasa membuatnya lebih disukai oleh pengembang.

Bahasa ini menyediakan beberapa fitur menonjol lainnya, seperti alokasi memori otomatis, multithreading, platform-independent, dll. Meskipun bahasanya sedikit lebih sulit untuk dipelajari daripada bahasa seperti Python, dll. Tetapi jika Anda cenderung mengembangkan aplikasi android atau perangkat lunak perusahaan , Anda dapat memilih bahasa tanpa berpikir dua kali.

Selain itu, Java digunakan oleh berbagai platform terkenal seperti Google, Amazon, Twitter, dll. Dan programmer pemula dapat mempertimbangkan untuk mempelajari JAVA untuk membangun karier yang sukses di bidang pengembangan.

4. JavaScript

JavaScript adalah bahasa yang relevan dan bermanfaat bagi pemula karena dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, kompatibel dengan berbagai bahasa lain, dan relatif lebih mudah dipelajari. JavaScript tidak terbatas pada penerapan fungsi sisi klien, tetapi juga dapat berfungsi untuk fungsi sisi server.

Selain itu, berbagai kerangka kerja dan pustaka yang tersedia untuk JavaScript, seperti Angular, React, Vue, dll juga ada untuk membuat segalanya lebih nyaman bagi pengembang JS.

Selain itu, banyak raksasa IT seperti Google, Facebook, Gmail, dll. Mengandalkan JavaScript dan secara teratur memberikan berbagai peluang karir untuk pengembang JavaScript.

5.kotlin

Jika seseorang berencana untuk mempelajari bahasa pemrograman, khususnya untuk pengembangan Android. Faktanya, Google secara resmi telah mengumumkan Kotlin sebagai pilihan pertama untuk pengembangan Aplikasi Android.

Bahasa pemrograman tujuan umum yang diketik secara statis sepenuhnya dapat dioperasikan dengan JAVA dan bekerja dengan lancar dengan semua library dan framework Java yang ada.

Selain itu, bahasa ini menawarkan beberapa fitur luar biasa seperti diketik secara statis, ringkas, dan aman, dan banyak lagi.

Meskipun Kotlin relatif lebih baru, banyak organisasi terkenal seperti Pinterest, Basecamp, dll. Menggunakan bahasa tersebut untuk platform masing-masing. Ini cukup populer di pasar kerja.

6. PHP

Terakhir ada pemograman php, buat yang mau jadi backend web developer wajib nih untuk belajar php. Pemograman php dipakai web developer untuk membangun struktur backend dari suatu website.

Pemograman php terkadang di selingi dengan bahasa pemograman lain seperti javascript, python, ruby , dan sebagainya untuk membangun website yang interaktif.

Itulah 6 bahasa pemrograman teratas untuk dipertimbangkan oleh semua pemula sesuai kebutuhan dan tujuan karir mereka. Dalam prosesnya, pelajar harus menjaga konsistensi sepanjang proses pembelajaran dan terus berlatih untuk menjadi programmer yang berharga. Saran dari helix sih kuatin mental dulu , hehehe.

One thought on “6 Bahasa Pemrograman untuk di Pelajari Bagi Pemula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *